|
Hendropriyono: Dakwah Ramadan Cukup Dimonitor Saja |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Tuesday, 25 August 2009 |
Yogyakarta - Kegiatan dakwah atau pengajian selama bulan Ramadan tidak perlu diawasi dengan ketat. Dakwah Ramadan cukup dimonitor saja terutama para penceramahnya.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 25 August 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Terorisme Global, Sasaran Lokal |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 24 August 2009 |
|
Prestasi demi prestasi telah ditorehkan kepolisian Indonesia. Dalam sejarah kampanye nasional antiterorisme global, sejak tahun 2004, Satuan Tugas Bom dan Detasemen Khusus 88 Antiteror melancarkan berbagai jenis operasi nasional secara terpadu. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 24 August 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Terorisme Dalam Kajian Filsafat Analitika: Relevansinya dengan Ketahanan Nasional |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 24 August 2009 |
|
Terorisme kembali menjadi topik pembahasan dunia sejak serangan sangat dahsyat terhadap menara kembar WTC di New York dan Pentagon Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001. Sebagai tertuduh pelaku (subjek) mega-terorisme tersebut adalah jaringan organisasi transnasional al-Qaeda pimpinan Osama bin Laden. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Perkiraan Keadaan Singkat 2009 |
|
|
|
|
Ditulis Oleh AM Hendropriyono
|
|
Thursday, 23 April 2009 |
|
Ciri demokrasi adalah kontrol dari rakyat terhadap kerja para penentu kebijakan (policy makers) dan para pengambil keputusan (decision makers) di dalam melaksanakan pemerintahan negara.
Para penentu kebijakan yang dikontrol oleh rakyat adalah mereka yang sejak awal merupakan pilihan rakyat melalui suatu pemilihan calon anggota legislatif yang bebas. Sejak kita melakukan reformasi pada tahun 1998, banyak orang Indonesia menjadi keranjingan untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 23 April 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Para Prajurit Tua Tak Pernah Mati |
|
|
|
|
Ditulis Oleh AM Hendropriyono
|
|
Monday, 23 March 2009 |
|
Membaca buku Sintong Panjaitan yang berjudul Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando (2009), kita melihat ada dua orang yang dituduh pada 1983 dulu akan melakukan coup d’etat, yaitu Benny Moerdani yang dituduh oleh Kapten Prabowo Subianto dan Kapten Prabowo Subianto yang dituduh oleh Kolonel Sintong Panjaitan. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 24 March 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|