|
Hendropriyono, Sang Doktor Filsafat |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Sunday, 26 July 2009 |
Inilah buah manis dari kerja kerasnya selama sekitar 3,5 tahun.
Tepuk tangan bergemuruh memenuhi ruang di lantai lima Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Sabtu pagi (25/7). Pria yang menjadi pusat perhatian itu tampak tersenyum lebar. Pria itu, mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono, resmi menyandang predikat doktor ilmu filsafat. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Hendropriyono: Diperlukan UU Intelijen |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Sunday, 26 July 2009 |
YOGYAKARTA, KOMPAS - Terorisme terjadi akibat benturan dua filsafat universal dunia, yakni demokrasi yang tidak dilaksanakan secara etis dan fundamentalisme. Selama keduanya belum berubah ke arah yang lebih baik dan menyatu, tindak terorisme akan terus ada. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 26 July 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Fokus S3, Hendropriyono Stop Politik Praktis |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Sunday, 31 May 2009 |
|
Yogyakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono mengaku tidak tertarik lagi terjun ke dunia politik praktis maupun dukung-mendukung salah satu pasangan capres-cawapres. Hendropriyono kini lebih fokus menyelesaikan studi S3 Bidang Ilmu Filsafat di Universitas Gadjah Mada (UGM). |
|
Selengkapnya...
|
|
|
A.M. Hendropriyono : Kelakuan Sang Pecundang |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 22 October 2007 |
|
Jakarta. Upaya “pencaplokan” negeri jiran Malaysia terhadap aset Indonesia tidak akan pernah berhenti. Demikian disampaikan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.
Setelah mempatenkan lagu rakyat Maluku, Rasa Sayange untuk promosi pariwisata, Oktober 2007, dan sebelumnya Desember 2002 telah memboyong Pulau Sipadan dan Ligitan, kini Malaysia masih juga mengincar kebudayaan Indonesia. Salah satunya, kata Hendro, adalah kesenian Wayang Kulit.
Untuk mengetahui lebih jauh terkait hal ini, berikut wawancara Rakyat Merdeka dengan bekas menteri transmigrasi dan bekas menteri tenaga kerja di era Soeharto ini. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 25 March 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|