|
Hendropriyono: Dakwah Ramadan Cukup Dimonitor Saja |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Tuesday, 25 August 2009 |
Yogyakarta - Kegiatan dakwah atau pengajian selama bulan Ramadan tidak perlu diawasi dengan ketat. Dakwah Ramadan cukup dimonitor saja terutama para penceramahnya.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 25 August 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Terorisme Global, Sasaran Lokal |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 24 August 2009 |
|
Prestasi demi prestasi telah ditorehkan kepolisian Indonesia. Dalam sejarah kampanye nasional antiterorisme global, sejak tahun 2004, Satuan Tugas Bom dan Detasemen Khusus 88 Antiteror melancarkan berbagai jenis operasi nasional secara terpadu. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 24 August 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Terorisme Dalam Kajian Filsafat Analitika: Relevansinya dengan Ketahanan Nasional |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 24 August 2009 |
|
Terorisme kembali menjadi topik pembahasan dunia sejak serangan sangat dahsyat terhadap menara kembar WTC di New York dan Pentagon Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001. Sebagai tertuduh pelaku (subjek) mega-terorisme tersebut adalah jaringan organisasi transnasional al-Qaeda pimpinan Osama bin Laden. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Hendropriyono, Sang Doktor Filsafat |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Sunday, 26 July 2009 |
Inilah buah manis dari kerja kerasnya selama sekitar 3,5 tahun.
Tepuk tangan bergemuruh memenuhi ruang di lantai lima Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Sabtu pagi (25/7). Pria yang menjadi pusat perhatian itu tampak tersenyum lebar. Pria itu, mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono, resmi menyandang predikat doktor ilmu filsafat. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Hendropriyono: Diperlukan UU Intelijen |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Sunday, 26 July 2009 |
YOGYAKARTA, KOMPAS - Terorisme terjadi akibat benturan dua filsafat universal dunia, yakni demokrasi yang tidak dilaksanakan secara etis dan fundamentalisme. Selama keduanya belum berubah ke arah yang lebih baik dan menyatu, tindak terorisme akan terus ada. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 26 July 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 13 |